6 Tempat Wisata Di Jogja Yang Wajib Dikunjungi

Tempat pariwisata di kota Jogja yang sering direkomendasikan oleh banyak orang seringkali tak jauh-jauh dari Malioboro, Keraton, dan sekitarnya. Kemudian jika Anda ditanya seputar wisata yang terkenal di Yogyakarta, maka anda pasti menjawab Keraton, Tugu, Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, Malioboro, Serta Benteng dan yang populer lainnya.

Karena Jogjakarta Sebagai Kota Pariwisata, pesonanya memang berpusat di titk-titik yang selalu ramai pengunjung itu. Namun bagi para petualang dan pengelana sejati, jika disuguhi sesuatu yang sudah mainstream tentunya travelers cenderung akan membosankan. Lagipula, masih banyak sekali tempat-tempat menarik di Jogjakarta yang masih tersembunyi, tidak populer, dan kurang diexplore namun menawarkan pesona yang tak kalah menarik dibanding tempat-tempat wisata yang sudah populer. Disini kami dari team wisataliburan.co.id akan menguak surga-surga tersembunyi di Jogja agar cerita liburan Anda lebih berkesan.

1. Serunya Cavetubing di Goa Pindul

goa pindul

Bagi Anda travelers penggemar Cave Tubing atau susur gua, maka Goa Pindul adalah tempat wisata di Jogja yang terbaik bisa Anda kunjungi. Goa Pindul adalah salah satu goa yang terbentuk dari proses batuan karst dalam waktu jutaan tahun hingga membentuk gua dan sungai bawah tanah yang sangat eksotik.

Gua Pindul ini memiliki panjang sekitar 350 m, lebar hingga 5 m, jarak permukaan air dengan atap gua 4 m, dan kedalaman air sekitar 5-12 m. Goa ini memiliki 3 zona.zona terang, zona remang, dan zona gelap. waktu tempuh sekitar 45 m enit.

Cave tubing hampir sama dengan rafting. Jika rafting (arung jeram) adalah kegiatan menyusuri aliran sungai dengan menggunakan perahu, maka cave tubing adalah kegiatan menyusuri gua menggunakan ban dalam. Karena aliran air di Gua Pindul ini tenang maka melakukan cave tubing di Gua Pindul ini juga bisa dilakukan oleh pemula maupun anak kecil . Goa Pindul ini selalu dipadati wisatawan dan surga tersembunyi ini memang sedang naik daun. Jika tertarik, silahkan datang saja ke Gunung Kidul, DIY.

2. Sensasi Rafting di Kali Oyo

rafting kali oyo

Kali Oyo dapat dijadikan alternatif petualangan lain yang dapat Anda nikmati di kawasan Gunung Kidul, Yogyakarta. Bila di Goa Pindul anda akan dibawa menyusuri sungai di dalam Goa, namun jika di Sungai Oyo Anda akan mengarungi sungai dengan air terjun dan batu-batu karst indah yang membuat mata pengunjung terpesona ketika melihatnya.

Kali Oyo ialah sebuah sungai dengan panjang sekitar 1.500 meter dan membutuhkan waktu kurang lebih satu jam untuk mengarunginya. Kedalaman sungai oyo ini mencapai 11 meter, maka oleh karenanya para pengunjung diwajibkan untuk menggunakan pelampung dan ban saat mengarungi sungai oyo ini.

Jika Anda mengarungi kali oyo pada musim kemarau, maka debit air sungai akan berkurang sehingga arus tidak cukup deras.Namun jika anda mengarunginya Saat musim hujan, debit air meningkat dan arusnya deras namun masih aman untuk Anda arungi.

Mungkin Anda Tertarik ?  4 Kuliner Malam yang Wajib Kamu Icip-icip Saat Berkunjung ke Yogyakarta

Di tengah perjalanan saat anda menyusuri Kali Oyo, Anda akan menjumpai air terjun yang cantik. Biasanya para traveler akan berhenti sejenak di air terjun ini untuk sekadar melompat dari atas tebing. Jangan khawatir, karena sudah dipastikan aman!

Namun Bila anda hanya ingin bersantai menikmati pemandangan, Kali Oyo juga merupakan tempat yang tepat. karena Kanan kiri sungai ini hijau asri, diselingi tebing-tebing karst. Sekilas pemandangan sungai ini nampak seperti Grand Canyon.

3. Eksotisme Air Terjun Sri Gethuk

sri gethuk

Air terjun Sri Gehtuk ini terletak di antara ngarai Sungai Oya dengan dikelilingi areal persawahan yang hijau, Air Terjun Sri Gethuk ini selalu mengalir tanpa mengenal musim. Suara gemuruh airnya menjadikan pemecah keheningan di bumi Gunungkidul yang memang terkenal kering dan perbukitan.

Siapa yang tak mengenal Eksotisme Grand Canyon di daerah utara Arizona, Amerika Serikat. Grand Canyon adalah hasil bentukan alam berupa jurang dan tebing terjal yang dihiasi oleh aliran air dari Sungai Colorado. Nama Grand Canyon pun kemudian diplesetkan menjadi Green Canyon untuk menyebut obyek wisata di Pangandaran jawa barat yang hampir serupa, yaitu aliran sungai yang membelah tebing-tebing tinggi. Di Gunungkidulpun sebagai daerah yang sering diasumsikan sebagai wilayah kering dan perbukitan ternyata juga menyimpan keindahan serupa, yakni hijaunya aliran sungai yang membelah ngarai dengan air terjun indah yang tak pernah berhenti mengalir di setiap musim. Air terjun ini dikenal dengan nama Air Terjun Sri Gethuk.

Air terjun Sri Gethuk ini terletak di Desa Wisata Bleberan, Air Terjun Sri Gethuk menjadi salah satu spot wisata yang sayang untuk dilewatkan jika anda berlibur ke jogja. Untuk Sampai ke air terjun sri gethuk ini Anda harus naik kendaraan melewati areal hutan kayu putih milik PERHUTANI dengan kondisi jalan yang bervariasi mulai dari aspal bagus hingga jalan makadam. Memasuki Dusun Menggoran, tanaman kayu putih akan berganti dengan ladang jati yang rapat.

Setelah anda sampai di areal pemancingan yang juga berfungsi sebagai tempat parkir wisata, terdapat dua pilihan jalan untuk mencapai air terjun ini. Alternatif Pilihan pertama yaitu menyusuri jalan setapak dengan pemandangan sawah nan hijau berhiaskan nyiur kelapa, sedangkan alternatif pilihan kedua adalah naik melawan arus Sungai Oya dengan naik rakit sederhana yang terbuat dari drum bekas dan papan.

Pemandangan Sungai Oya terlihat begitu hijau dan tenang, menyatu dengan keheningan tebing-tebing karst yang berdiri dengan gagahnya di kanan kiri sungai.Asal muasal nama Air Terjun Sri Gethuk berdasarkan cerita yang dipercayai masyarakat, air terjun sri gethuk tersebut merupakan tempat penyimpanan kethuk yang merupakan salah satu instrumen gamelan milik Jin Anggo Meduro. Oleh karenanya disebut dengan nama Air Terjun Sri Gethuk. Konon, pada saat-saat tertentu masyarakat Dukuh Menggoran masih sering mendengar suara gamelan mengalun dari arah air terjun.

Mungkin Anda Tertarik ?  5 Surga Tersembunyi di Yogyakarta Part 1

Disana terdapat banyak bebatuan yang indah di bawah air terjun yang membentuk undak-undakan laksana tepian kolam renang mewah, menggoda siapa saja untuk bermain di dalam air. Saat anda turun dari rakit dan melompati bebatuan untuk sampai di bawah air terjun dan mandi di bawahnya.Anda dapat merasakan seperti berada di negeri antah berantah di mana air mengalir begitu melimpah. Air mengalir di sela-sela jemari kaki, air memercik ke seluruh tubuh, air mengalir di mana-mana.

4. Serunya Outbond di Kalibiru

outbond kalibiru

Kalibiru ialah salah satu wisata alam yang ada di daerah kabupaten Kulon Progo provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Wisata Alam Hutan Kemasyarakatan Kalibiru tepatnya ada di Perbukitan Menoreh Kulonprogo Yogyakarta, pada ketinggian 450 m dpl. Desa Wisata Kalibiru Kalibiru ini merupakan kawasan hutan yang dikelola masyarakat sekitar.

Di puncak kalibiru pengunjung akan disuguhi pemandangan perbukitan bukit menoreh sekaligus dapat melihat waduk Sermo, bahkan jika cuaca cerah akan nampak di kejauhan putihnya ombak pantai selatan. Jika anda melepas pandangan ke arah timur akan terlihat hamparan dataran luas hingga nan jauh ke timur. Jika anda menginap malam, anda pun berkesempatan melihat sunrise dari puncaknya.

Di kalibiru ini cukup sejuk (saat pagi) dan juga cukup mudah dijangkau dengan kendaraan (namun anda harus hati-hati karena jalanan yang berkelok-kelok naik turun, mesin motor pun harus kuat ditanjakan curam). Fasilitas disanapun sudah cukup baik, misalnya tempat makan, tempat pertemuan, tempat menginap, masjid dan lainnya, tempat ini sangat cocok untuk acara forum maupun outbound.

5. Wisata Alam Kebun Teh Samigaluh

kebun teh samigaluh

Salah satu wisata alam di jogja ialah wisata alam puncak Kebun Teh. Wisata alam ini letaknya di dusun Nglinggo, Desa Nglinggo Barat, Pagerharjo, Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Obyek wisata ini yakni perkebunan teh yang sangat jarang ada di jogjakarta. Sesuai dengan nama desanya, wisata ini masuk kedalam Desa Wisata Nglinggo yang terletak di puncak perbukitan menoreh Kulonprogo.

Pengunjung yang datang di wisata kebun teh ini dapat menikmati keindahan alam perbukitan menoreh serta pengunjung dapat melihat petani teh memetik daun teh saat musim panen tiba. Di area kebun teh samigaluh ini sudah disediakan tempat bersantai jika anda ingin menikmati alam bersama keluarga, teman maupun pacar. Pada saat hari – hari libur seperti libur akhir tahun tempat wisata kebun teh ini sangat ramai pengunjung, rata – rata adalah anak – anak muda.

Wisata kebun teh ini sangat cocok untuk mengurangi kepenatan anda akan pekerjaan di kota, bersantai menikmati indahnya bukit menoreh dan hamparan kebun teh nan hijau.

Mungkin Anda Tertarik ?  Serunya bermain air di waterpark alami Kedung pedut

6. Menikmati Sunrise di Gunung Kukusan

gunung kukusan

Banyak traveler berburu mentari pagi dari berbagai puncak gunung. Salah satunya yakni dari Gunung Kukusan di Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Magelang, Jawa Tengah. Gunung kukusan ini berbatasan langsung dengan perkebunan teh di Desa Nglinggo, Kulonprogo, DIY.‎ Untuk menuju ke sana bisa ditempuh melalui Jogja maupun melalui Magelang. Pada umumnya para traveler memilih melalui Yogyakarta karena akomodasinya yang lebih lengkap.

Para traveler penikmat sunrise biasanya ke Gunung Kukusan menggunakan kendaraan pribadi baik naik motor maupun mobil. Hal ini karena belum ada  angkutan umum yang sampai ke wisata alam tersebut. Jika Anda datang dari Kota Yogyakarta, perjalanan bisa dimulai dari Jalan Godean, Jembatan Sungai Progo, perempatan Kentheng belok kanan, perempatan Dekso belok kiri, pertigaan Plono pasar belok kanan, Kebun Teh Nglinggo.

Di Gunung Kukusan ini mempunyai dua puncak, yaitu Puncak Kendeng dan Puncak Dempok. Biaya yang dikeluarkan juga relatif cukup murah yakni IDR 3.000 per orang ketika masuk ke Desa Wisata Nglinggo, dan IDR 2.000 per orang ketika ‎naik ke Wisata Gunung Kukusan. Serta biaya untuk parkir kendaraan.

Dari area parkir di kebun teh samigaluh, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 200 meter atau 15 menit ke Gunung Kukusan melewati jalan setapak tanah dan berpasir. Nanti akan ada dua jalan setapak ke dua puncak berbeda. Jalan setapak ke kiri menuju puncak Dempok yang lebih rendah. Sedangkan jalan setapak ke kanan ke puncak Kendeng, puncak yang paling tinggi. Kedua puncak di gunung kukusan itu memiliki pemandangan yang mempesona dan indah.

Terkadang banyak orang menghabiskan waktu di Puncak Dempok, karena di Puncak Dempok lumayan luas dan ada beberapa kursi sederhana yang terbuat dari bambu. Sehingga pengunjung bisa duduk santai bercengkerama, berfoto ria, sambil menikmati pemandangan. Ada sensasi tersendiri ketik‎a berada di Gunung Kukusan ini, yakni kabut dan semilir angin serta rimbunnya hutan makin menambah sempurna keindahan alam. Apabila cuaca sedang cerah, treveler bisa memandang Gunung Sindoro, Sumbing, Merapi dan Merbabu dengan sangat jelas. Semburat sang mentari dari balik gunung-gunung itu, kian menambah rasa cinta pada kekayaan alam di negeri sendiri.

Itulah tadi sedikit ulasan tentang surga-surga tersembunyi di Jogja yang bisa Anda kunjungi bersama keluarga. Semoga ulasan kami bermanfaat bagi anda sebagai referensi tujuan wisata. Karena Jogja memang istimewa dan satu hal yang pasti, pastilah ada rasa rindu ketika Anda harus lama meninggalkannya. Akan tetapi semuanya akan terkenang dengan baik jika Anda sempat mengunjungi surga tersembuyi  di Jogja yang kami tawarkan diatas.

 

Share ke sobat kamu yang kurang piknik :)

Powered by www.wisataliburan.co.id