8 Surga Tersembunyi di Yogyakarta dan Sekitarnya Part 2

Sebagian besar tempat wisata di Jogja merupakan destinasi favorit  yang ada dalam daftar tempat wisata di Indonesia, dan terkenal di kalangan domestik maupun para turis mancanegara.

Jogjakarta merupakan daerah wisata dengan banyak keunikan serta

kekayaan budaya yang mempesona. Selain itu, keunikan lainnya adalah jogjakarta dipimpin oleh seorang sultan serta memiliki keindahan alam yang memikat dan kehidupan masyarakat lokal yang unik.

Di Jogjakarta, Anda akan menjumpai dua landmark yang telah dinyatakan UNESCO sebagai warisan kebudayaan dunia, yaitu Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Candi Borobudur adalah salah satu keajaiban dunia. Sementara Candi Prambanan adalah candi Hindu termegah yang ada di Indonesia, yang merupakan yang terbesar pula di kawasan Asia Tenggara. Selain itu Tak kurang pula bila Anda mengeksplorasi keindahan alam wisata Gunungkidul hingga pesona wisata Kaliurang di kaki Gunung Merapi yang menawan itu.

Mana aja sih destinasi liburan yang gak mainstream di Jogja dan sekitarnya? Dalam artikel dibawah ini wisataliburan.co.id kumpulkan sebagian tempat destinasi 8 Surga Tersembunyi di Yogyakarta dan sekitarnya (part 2) sebagai referensi bagi anda yang akan berlibur ke jogja.

1. Awali perjalananmu dengan Mendaki Gunung Api Purba Nglangeran

 

gunung api purba

Salah satu destinasti menarik di jogja ialah Gunung Api Purba Nglanggeran. Gunung ini terletak di Kabupaten Gunungkidul, disini banyak bebatuan hitam yang besar serta pemandangan cantik kota Yogyakarta dari ketinggian. Gunung Api Nglanggeran ini merupakan lokasi wisata yang baru dikenal, sejak ditetapkan sebagai kawasan material vulkanik. Tepatnya, Gunung Nglanggeran ini terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk dengan jarak tempuh 22 km dari kota Wonosari. Gunung ini mempunyai  ketinggian antara 200-700 mdpl.

Kawasan gunung nglangeran ini merupakan kawasan yang litologinya disusun oleh material vulkanik tua serta bentang alamnya yang indah. Dari hasil penelitian dan referensi dari berbagai sumber, Gunung Nglanggeran dinyatakan adalah gunung berapi purba. Pertama kali masuk ke kawasan ini kita akan disuguhi bangunan Pendopo Joglo Kalisongo. Dan bila kita lanjutkan perjalanan melewati jalan setapak untuk mendaki gunung ini, maka akan terlihat 3 gardu pandang. Yaitu gardu pandang rendah, intermediate dan yang paling puncak.Tempat ini cocok untuk outbond, ngecamp, tracking ataupun panjat tebing.

Untuk mendaki gunung ini dibutuhkan stamina dan semangat yang luar biasa. Selama perjalanan anda akan disuguhi pemandangan nan cantik dari setiap sudut pandang, belum lagi di puncak gunung. Pendakian anda tidak akan sia-sia sebab setiap jengkal tanah yang sudah anda lewati, semua terbayar di puncak gunung ini. Di sinilah pemandangan dari segala penjuru Gunungkidul terlihat dengan indah. Bagi yang membutuhkan pemandu, Anda bisa menghubungi bagian loket yang ada di sebelah barat. Teman–teman yang tergabung dalam kelompok Karang Taruna ini akan menyambut Anda dengan ramah.

Fasilitas Ekowisata Gunung Nglanggeran :
1. Posko Kesehatan
2. Pusat Informasi
3. Balai Petemuan
4. Pusat Kuliner
5. Home Stay
6. Fasilitas MCK
7. Tempat Ibadah
8. Jalur pendakian
9. Camping Ground

2. Nikmati indahnya Air Terjun Curug Gede Nglangeran

 

curug gede nglangeran

Setelah puas menikmati keindahan gunung purba, mari kita lanjut ke air terjun Curug gede. Lokasinya berdekatan dengan Gunung Api Purba Nglanggeran, sehingga jika mengunjungi Gunung Nglanggeran bisa sekalian mampir mengunjungi tempat ini. Namun untuk mencapai Lokasi Curug Gede ini benar-benar mblusuk, karena curug ini di tengah lembah dan dikelilingi bukit dengan kondisi hutan yang masih terjaga dengan baik. Curug dengan ketinggian sekitar 30 meter ini menjadi batas wilayah antara Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Sleman. Untuk sampai ke dasar curug, butuh perjuangan. Kita harus berjalan kaki menuruni bukit dengan kondisi jalan yang cukup menantang.

Mengunjungi curug ini saat musim hujan menjadi nilai tambah karena di musim penghujan air yang mengalir sangat deras, embun dari air terjun pun berterbangan ke segala arah. Sebagai bonus, pemandangan dan sensasi melewati jembatan gantung tertinggi di Jogja pun dapat anda rasakan.

Mungkin Anda Tertarik ?  Sensasi Foto Terbalik, Cobain deh Upside Down World Jogja

3. Menikmati Indahnya Sunset Di Embung Nglanggeran

 

embung nglangeran

Wisata Embung Nglanggeran memang belum terlalu lama dibuka untuk umum, embung ini dibuka pada awal tahun 2013 dan diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X tepatnya pada bulan Februari, tanggal 19. Embung Nglanggeran ini merupakan kolam tampungan air buatan yang dibangun di lokasi Kebun Buah Nglanggeran. Embung Ini merupakan objek wisata lain yang sudah lebih dulu terkenal di daerah Desa Wisata Nglanggeran, yaitu Gunung Api Purba.

Embung Nglanggeran ini awalnya adalah merupakan bukit yang mempunyai nama Bukit Gunung Gandu. Namun secara oleh pemerintah setempat dikeruk untuk dijadikan telaga/danau/kolam buatan untuk menadah atau menampung air hujan guna dapat mengairi kebun buah yang ada di sekitarnya. Karena awalnya Embung Nglanggeran ini adalah bukit, maka otomatis lokasi embung ini ada di puncak bukit. Dari atas puncak Embung Nglanggeran ini, Anda dapat melihat pemandangan sunset yang sungguh menawan dari atas sana.

Embung Nglanggeran ini berketinggian 500 Meter Dari Permukaan Laut dan mempunyai luas sekitar 5000 M2 serta dikelilingi oleh kebun buah. Buah-buahan yang tumbuh di sekitarnya antara lain adalah kelengkeng, durian dan rambutan. Sedangkan pada musim kemarau, biasanya air di embung ini digunakan oleh para petani untuk mengairi sawah-sawah mereka yang berada di kaki bukit.

4. Melihat Indahnya Ombak dan Pasir Putih Di Pantai Ngandong

 

pantai ngandong

Gunungkidul di Daerah Istimewa Yogyakarta seolah menjadi surganya para travelers pecinta pantai. Ada banyak pantai-pantai dengan pasir putih dan pemandangan sunset yang mempesona. Selain Pantai Krakal, Indrayati, dan Sundak, ada satu pantai lagi yang wajib Anda datangi, yakni Pantai Ngandong. Pantai berpasir putih ini masih alami dengan suasana pantai yang bersih dan indah karena belum ramai oleh para wisatawan

Pantai ngandong ini memang belum terkenal seperti Pantai Siung atau Indrayanti, namun pesona dari pantai ngandong ini dapat Anda buktikan sendiri. Pantai Ngandong terletak di Desa Sidoarjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, atau di sebelah barat dari Pantai Sundak. Perjalanan dari Kota Yogyakarta memakan waktu sekitar 3 jam untuk tiba di sana.

Akses Jalan menuju pantai ngandong ini tidaklah mudah. Anda harus melewati jalanan berbatu dan juga pohon-pohon besar di kiri-kanan. Akan tetapi, rasa lelah tersebut akan terasa hilang seketika saat Anda menginjakan kaki di hamparan pasir putih Pantai Ngandong.

Pantai yang landai dengan butiran pasir putih akan menyambut kedatangan Anda di sana. Di depan mata anda, terlihat  lautan biru dengan ombak yang relatif tenang. Dijamin, Anda tak akan sabar untuk bermain air di pinggiran pantainya.

Serasa tidak ada habisnya panorama alam di pantai ini, Layangkan pandangan ke kiri dan kanan, disana ada perbukitan batu kars yang sangat indah. Warna hijau di bukitnya seolah menjadi pemandangan cantik saat berpadu dengan pasir putih dan lautan biru. Selain itu, ada juga batu-batu karang yang terletak di lepas lautan. Tempat yang sangat istimewa bagi para pecinta fotografer!

Meskipun pantai ini tidak luas, Namun Pantai Ngandong akan sangat memanjakan mata Anda. Pantai ini relatif sepi dari wisatawan, sehingga Anda bisa bersantai dengan puas sambil ditemani deru alunan ombak.

Pantai Ngandong juga menjadi tempat tinggal para nelayan-nelayan setempat. Anda akan menemukan beberapa warung dan penginapan yang terletak di dekat pantainya. Jangan lupa, Anda juga bisa menyewa perahu nelayan untuk berlayar di sekitar pantainya.

Pantai ngandong ini langsung menghadap ke Samudera Hindia. Oleh karena itu, sunset nancantik akan menyempurnakan hari liburan Anda di sana. Dan Pada saat matahari tenggelam, langit akan berubah warna menjadi kuning dan jingga. Cahaya senjanya juga menyinari pasir-pasir putih di pantainya. Sungguh, pemandangan yang menawan. Inilah si cantik yang tersembunyi di Gunungkidul.

Mungkin Anda Tertarik ?  4 Kuliner Malam yang Wajib Kamu Icip-icip Saat Berkunjung ke Yogyakarta

5. Romantisme Indahnya Bukit Bintang Bersama Pasangan Anda

 

bukit bintang

Mengapa tempat ini dinamakan dengan Bukit Bintang? Karena dari lokasi bukit ini kita bisa melihat keindahan malam kota jogja dengan lampu yang berkelip-kelip seperti bintang dilangit. Lampu yang berkelip-kelip tersebut berasal dari pancaran lampu rumah-rumah warga kota yogyakarta. Lokasi Bukit bintang sendiri berada diatas perbukitan Pathuk, Gunungkidul.

Karena keberadaannya diatas bukit dengan hawa yang dingin, maka semakin membuat suasana malam disini terasa indah dan romantis. Bukit bintang merupakan lokasi favorit bagi para remaja dan keluarga untuk menikmat suasana malam jogja. Di bukit bintang ini terdapat beberapa cafe dan warung-warung warga yang menjual berbagai macam makanan dan minuman, salah satu yang paling favorit adalah jagung bakar dengan minuman kopi hitam panas, menu ini sangat cocok dinikmati saat kita berada di bukit bintang yang bersuhu sejuk.

Di Bukit Bintang juga terdapat beberapa Hotel dan Penginapan bagi anda dan keluarga yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di tempat wisata bukit bintang ini. Tempat ini juga cocok bagi pasangan yang baru menikah dan ingin berbulan madu dengan suasana malam yang romantis.

Tidak jauh dari kawasan bukit Bintang (kurang lebih 200 meter), terdapat tulisan besar yang terbuat dari beton bertuliskan Gunung Kidul yang biasa dijadikan background atau latar belakang untuk berfoto para pengunjung Bukit Bintang. Jadi jika Anda berkunjung ke Bukit Bintang jangan lewatkan mengabadikan perjalanan Anda di kawasan rest area tersebut.

6. Sunrise Cantik Borobudur dari Bukit Punthuk Setumbu

 

punthuk setumbu

Beralih ke Magelang, di Kawasan Borobudur tak hanya menyajikan candi Buddha terbesar di dunia saja, namun juga menawarkan bukit dengan sunrise yang tak kalah cantik dengan sunrise pantai. Ya, inilah Bukit Punthuk Setumbu yang istimewa.

Punthuk Setumbu ini terletak di Dusun Kurahan, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur. Jaraknya tak sampai 5 kilometer kalau ditempuh dari Candi Borobudur. punthuk setumbu ini mungkin bukanlah sebuah kata yang asing lagi bagi para jiwa petualang. Sebuah bukit yang terletak tak jauh dari Candi Borobudur.

Punthuk Setumbu terkenal sebagai Nirwana Sunrise yang ada di wilayah Borobudur. Dari punthuk setumbu, Anda bisa melihat sunrise yang sangat indah. Jika anda sedang beruntung, Anda bisa melihat matahari pagi yang muncul dan bersinar di antara Gunung Merapi dan Merbabu.

Di Punthuk Setumbu ini Anda bisa menikmati panorama keindahan dua gunung yang mengelilingi Kabupaten Magelang, yaitu Gunung Merapi dan Merbabu. Pemandangan yang Sangat cantik! Apalagi kalau di bawah sana masih tersisa kabut yang menutupi pepohonan dan rumah-rumah penduduk. Niscaya Anda akan merasa bagaikan berada di atas kerajaan langit.

Nah, kalau belum pernah berkunjung, Anda wajib bertraveler ke sana. Dijamin tidak menyesal, kecuali Anda datang kesiangan atau cuaca sedang berawan. Waktu yang tepat untuk bertraveler ke Punthuk Setumbu adalah pada musim kemarau. Yaitu Sekitar bulan April sampai bulan September. Di samping itu jalannya pun tidak lagi becek terkena air hujan.

Punthuk Setumbu tidak hanya menawarkan pemandangan eksotisme Gunung Merapi dan Merabu saja yang berada di sebelah utara. Namun, Anda juga bisa menikmati rentetan Pegunungan Meroreh yang membentang di bagian selatan.

Agarbisa menikmati sunrise, sebaiknya Anda sudah berada di Punthuk Setumbu pada pukul 05.00 WIB sampai dengan 05.15 WIB. Dari kawasan Borobudur, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai puncaknya adalah sekitar 30 menit kalau menggunakan transportasi mobil atau tidak sampai 30 menit kalau menggunakan transportasi sepeda motor.

Pada awalnya, para pengunjung tidak dikenakan tiket masuk. tapi dalam beberapa bulan terakhir ini diberlakukan tiket masuk. Di punthuk setumbu juga ada crew yang siap mengantar Anda berjalan sampai puncak kalau Anda merasa butuh pendamping. Anda juga tak perlu kehausan karena di puncaknya ada penjual minuman: kopi, teh atau sekedar air mineral.

Mungkin Anda Tertarik ?  5 Destinasi Wisata Jogja Tersembunyi yang Wajib Anda Kunjungi

Punthuk Setumbu tidak hanya terkenal di kalangan wisatawan domestik saja namun Banyak wisatawan luar negeri yang tertarik untuk mengagumi keindahan sunrise dari sebuah bukit yang ada di dekat Candi Borobudur. Satu hal lagi yang tak kalah menarik untuk dilihat dari Punthuk Setumbu adalah Siluet Candi Borobudur yang terlihat sangat kecil.Candi borobudur  hanya Tampak seperti segitiga yang bergerigi dan dikelilingi oleh kabut.

7. Keunikan Gereja Ayam Di Magelang Yang Mendunia

 

wisata magelang terbaru

Bangunan gereja ayam ini terletak di Bukit Rhema, salah satu dari sekian bukit yang berada di jajaran Borobudur, gereja ayam ini dihiasi oleh ornamen-ornamen yang cantik dan vintage, ada tangga berbentuk aneh untuk naik ke lantai atas, sebuah ruangan yang luas tanpa sekat, seperti tempat untuk melakukan ibadah selayaknya sebuah gereja, sedangkan pada bagian bawahnya, ada banyak ruangan berukuran 2×1 meter persegi tanpa jendela dan tanpa pintu, masih kurang jelas bangunan sekat kamar pada lantai bawah itu berfungsi sebagai apa.

Gereja ayam ini terletak di Dusun Gombong, Desa Kembang Limus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Menurut warga sekitar, bangunan itu sudah terbengkalai sejak 1990-an. Bangunan ini dulunya dijadikan sebagai tempat tinggal, sebelum dialih fungsikan menjadi gereja.

Meskipun bangunan ini sudah lama terbengkalai dan tidak terurus, serta sudah banyak ditumbuhi oleh tumbuh-tumbuhan, tapi bangunan ini masih berdiri dengan megahnya di atas bukit. Banyak orang yang mengunjungi tempat ini karena tertarik akan keindahan tempatnya dan uniknya bangunan. Tidak banyak dari mereka yang menggunakan tempat ini sebagai lokasi untuk hunting foto.

8. Rumah Camera

 

RUMAH KAMERA

Melihat tempat ini mungkin Anda akan berfikiran jika pemilik rumah adalah seorang fotografer atau orang yang hobi dengan foto, namun tebakan Anda akan salah karena pemilik rumah ini ialah seorang pelukis. Pemilik rumah ini adalah Pak Tanggol, dia berasal dari Semarang yang sudah lama tinggal di Bali. Pak Tanggol adalah seorang yang sudah lama menghabiskan usianya di bidang melukis dan dia telah mendapat berbagai macam penghargaan.

Ide Rumah berbentuk DSLR ini berawal dari sebuah pengalaman melukisnya ketika di Bali,yang pada saat itu ingin membeli sebuah kamera untuk alat bantu melukisnya. Ketika kamera DSLR tersebut dibeli oleh Pak Tanggol dan merasa camera adalah benda yang perlu dirawat dan disayang-sayang, maka kemudian dia berfikir agar rumahnya berbentuk seperti kamera. Sejak itulah rumahnya dibangun dan dibentuk menyerupai sebuah kamera DSLR. Pembangunan itu pun selesai dan rumah kamera dibuka sekitar beberapa bulan yang lalu pada tahun 2014.

Memasuki galeri rumah kamera ini Anda akan disuguhkan dengan karya-karya lukis yang luar biasa hasil tangan dari Pak Tanggol. Lukisannya sangat indah dan detil sekali, gambar-gambarnya pun sangat menyentuh bagi para pengunjung yang melihatnya. Lampu-lampu sorot yang dipasang menambah keindahan lukisan. Para pengunjung tidak akan capek berdiri untuk melihat lukisan terus menerus, karena di galeri sudah disiapkan kursi-kursi yang dibentuk kreatif dan lucu. Ketika sampai di atas rumah kamera ini kita dapat melihat pemandangan desa yang masih asri. Jika dilihat dari bawah, Anda seperti berada pada ujung lensa kamera DSLR. Tidak salah jika Anda meluangkan waktu ke tempat wisata ini ketika berlibur.

Sebenarnya di Jogja dan sekitarnya masih punya banyak tempat wisata yang belum disebutkan di sini, nantinya ada artikel lanjutan yang membahas keindahan lain di jogjakarta. Nah, sekarang apakah kamu punya rekomendasi tempat asyik lainnya yang gak begitu dikenal oleh wisatawan? lihat juga 5 Surga Tersembunyi di Yogyakarta part 1

Share ke sobat kamu yang kurang piknik :)

Powered by www.wisataliburan.co.id